Pentingnya Pemodelan

Untuk mengetahui pentingnya model, mari kita asumsikan bahwa Anda akan membangun rumah burung dara, rumah untuk keluarga Anda, dan kantor bertingkat tinggi untuk klien. Dalam kasus rumah burung dara, Anda membutuhkan sumber daya minimal dan kepuasan burung dara tidak begitu penting.

Dalam hal membangun rumah untuk keluarga, Anda harus memenuhi kebutuhan anggota keluarga Anda dan jumlah sumber daya (bahan dan biaya) yang tidak sedikit. Dalam hal membangun kantor bertingkat tinggi, maka jumlah resikonya sangat tinggi.

Anehnya, banyak pengembang perangkat lunak ingin membangun gedung tinggi tetapi seolah-olah mereka sedang akan membuat rumah burung dara. Jika anda kebetulan sedang beruntung, misal anda memiliki orang yang tepat dan di saat yang tepat serta kondisi yang tepat, maka anda mungkin bisa meminta tim Anda untuk membuat produk perangkat lunak yang memuaskan penggunanya. Namun ini sangat jarang terjadi.

Proyek perangkat lunak yang gagal biasanya gagal karena sebuah sebab yang tidak dapat diprediksi dan masing-masing tidak sama sebabnya, tetapi semua proyek perangkat lunak yang berhasil biasanya sama dalam banyak hal. Ada banyak elemen yang berkontribusi pada pengembang perangkat lunak yang berhasil. Satu elemen umum adalah penggunaan pemodelan.

Pemodelan adalah teknik yang terbukti dan diterima dengan baik. Bisa digambarkan ketika membuat model/gambar arsitektur rumah dan bangunan tinggi untuk membantu memvisualisasikan produk akhir.

“Model adalah bentuk sederhana dari sesuatu yang nyata”

Pemodelan tidak hanya terbatas pada industri konstruksi. Pemodelan diterapkan di bidang aeronautika, mobil, gambar, sosiologi, ekonomi, pengembangan perangkat lunak dan banyak lagi. Dengan membangun model maka dapat divalidasi sebuah teori atau mencoba hal yang baru dengan risiko dan biaya minimal.

Model yang baik mencakup elemen-elemen yang memiliki pengaruh penting dan menghilangkan elemen-elemen kecil yang tidak relevan dengan tingkat abstraksi yang diberikan. Suatu model mungkin struktural, menekankan organisasi sistem, atau mungkin perilaku dan menekankan dinamika sistem.

Mengapa kita membuat model?

Ada satu alasan mendasar:

“Model dibuat agar sistem yang dikembangkan dapat lebih dipahami.”

Melalui pemodelan dapat dicapai empat tujuan:

  • Membantu memvisualisasikan sistem apa adanya atau seperti yang diinginkan.
  • Memungkinkan untuk menentukan struktur atau perilaku sistem.
  • Memberi template/acuan yang memandu dalam membangun sistem.
  • Mendokumentasikan keputusan yang telah dibuat.

Semakin besar dan kompleks sistem, maka pemodelan menjadi hal yang semakin penting, karena satu alasan yang sangat sederhana:

“Model sistem yang kompleks dibangun karena sistem tidak mungkin dapat dipahami secara keseluruhan.”

Setiap proyek dapat mengambil manfaat dari pemodelan. Pemodelan dapat membantu tim pengembang memvisualisasikan rencana sistem mereka dengan lebih baik dan memungkinkan mereka berkembang lebih cepat dengan membantu mereka membangun hal yang benar. Semakin kompleks sebuah proyek, semakin besar kemungkinan akan terjadi kegagalan atau mungkin akan dibangun hal yang salah jika tidak dilakukan pemodelan sama sekali.

Sumber : https://www.startertutorials.com/uml/

Arif Kurniawan

Ayah, Guru dan Pemanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.