Pengenalan UML

Sebelum belajar mengenai UML (Unified Modelling Language), mari kita pelajari dulu tentang apa itu model dan bagaimana penggunaan model.

Apa itu Model?

Model adalah bentuk sederhana yang menggambarkan sesuatu. Model memuat aspek penting dari sesuatu yang dimodelkan dan menghilangkan sesuatu yang lebih rinci (detail). Manfaat model adalah dapat digambarkan pada sebuah media baik berupa bentuk 2 dimensi maupun 3 dimenasi sesuai dengan keinginan atau kebutuhan.

Sebuah model dari sebuah sistem (perangkat lunak) dapat dibangun dengan menggunakan perangkat lunak pemodelan seperti misalnya UML.

Untuk apa model? (pentingnya model)

Model digunakan untuk tujuan berikut ini :

  1. Untuk mendapatkan dan secara tepat menentukan persyaratan dan ruang lingkupnya sehingga semua pemangku kepentingan dapat memahami dan menyetujui persyaratan dan ruang lingkup tersebut.
  2. Untuk memikirkan desain suatu sistem.
  3. Untuk mengambil keputusan desain dalam bentuk yang bisa berubah yang terpisah dari persyaratan.
  4. Untuk menghasilkan produk kerja yang dapat digunakan.
  5. Untuk mengatur, menemukan, memfilter, mengambil, memeriksa dan mengedit informasi tentang sistem besar.
  6. Untuk mencari berbagai solusi secara ekonomis.
  7. Untuk menguasai sistem yang kompleks.

Unified Modeling Language (UML)

UML adalah bahasa untuk memvisualisasikan, menentukan, membangun, dan mendokumentasikan kebutuhan sistem perangkat lunak secara intensif atau dapat dikatakan bahwa UML adalah bahasa untuk pemodelan sistem perangkat lunak.

UML dikembangkan oleh Grady Booch, James Rumbaugh dan Ivar Jacobson yang tergabung dalam Rational Corporation. UML adalah bahasa, bukan metodologi untuk mengembangkan sistem perangkat lunak.

Sejarah UML

  • Pada tahun 1993 Booch bekerja di Rational Corporation bersama dengan anggota lainnya.
  • Pada 1994, Rumbaugh bergabung dengan Rational. Upaya penyatuan pertama dilakukan untuk menggabungkan konsep Booch, OMT dan CRC Rumbaugh.
  • Pada 1995, Jacobson bergabung dengan Rational. Upaya penyatuan lain dilakukan untuk menggabungkan konsep Booch, Rumbaugh’s OMT dan Jacobson’s Objectory. Unifikasi ini dinamai Unified Modeling Language (UML).
  • Pada tahun 1996, proposal diajukan kepada Object Management Group (OMG) karena mengakui UML sebagai bahasa standar.
  • Pada tahun 1997, OMG mengakui UML sebagai bahasa standar.
  • Pada tahun 2000, ISO mengakui UML sebagai bahasa standar. Versi UML adalah 1.0.
  • Pada tahun 2004, peningkatan besar lainnya dilakukan untuk spesifikasi UML yang dikenal sebagai UML 2.0.
  • Versi terbaru UML sampai saat ini adalah UML 2.4.1 yang diterbitkan pada Agustus 2011.

Mengapa menggunakan istilah “Unified” (disatukan)?

UML disatukan di beberapa domain:

  • Lintas metode dan notasi historis (metodologi, OMT, dan Objek Booch).
  • Lintas siklus hidup pengembangan.
  • Lintas domain aplikasi.
  • Lintas platform dan bahasa pemrograman dalam implementasinya
  • Lintas platform pengembangan.
  • Lintas konsep internal

Sumber : https://www.startertutorials.com/uml/

Arif Kurniawan

Ayah, Guru dan Pemanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.