11 Tanya Jawab Tentang Spread & Range

Postingan ini saya ambil dari sebuah video youtube, silakan bisa sambil anda tonton video berikut ini :

Apakah yang dimaksud dengan Spread dan Range?

Jawab :

Range adalah selisih antara nilai tertinggi dan terendah dari sekumpulan data, semakin besar range dari sebuah data maka spreadnya semakin tinggi, sebaliknya jika rangenya kecil maka spreadnya semakin rendah.

Bagaimana cara menghitung spread?

Jawab :

Tinggi rendahnya spread dapat dihitung range dari sekumpulan data dulu, yaitu dengan menghitung selirih antara nilai tertinggi (max) dan nilai terendah (min).

Apakah yang dimaksud dengan outlier?

Jawab :

Outlier merupakan nilai yang tidak lazim dari sekumpulan data. Sebuah nilai dapat dipastikan sebuah outlier jika nilainya tidak berada pada range normal dari sebuah data. Sedangkan range normal dari data adalah data yang berada diantara Low Range dan High Range.

Apakah yang dimaksud dengan Kuartil / Quartiles?

Jawab :

Kuartil adalah membagi data ke dalam empat bagian/wilayah, sehingga terdapat 3 kuartil, yaitu Q1, Q2 dan Q3, dimana ketiga nilai tersebut adalah batas dari bagian-bagian tersebut.

Apakah yang dimaksud dengan Q3 ?

Jawab :

Q3 atau kuartil ketiga adalah nilai yang merupakan batas dari bagian ketiga dan keempat dari data.

Apakah yang dimaksud dengan Q2 ?

Jawab :

Q2 atau kuartil ketiga adalah nilai yang merupakan batas dari bagian kedua dan ketiga dari data.

Apakah yang dimaksud dengan Q1 ?

Jawab :

Q1 atau kuartil ketiga adalah nilai yang merupakan batas dari bagian pertama dan kedua dari data.

Apakah yang dimaksud dengan IQR?

Jawab :

IQR atau Inter Quartile merupakan selisih antara Q3 dan Q1. IQR nantinya digunakan untuk menghitung Low Range dan High Range dari sebuah data.

Apakah yang dimaksud dengan LOW Range ? Q1 – 1,5 * IQR

Jawab :

Low range merupakan nilai terendah dari sebuah data yang masih tergolong atau masih dikatakan sebagai range normal (bukan outlier)

Apakah yang dimaksud dengan HIGH Range ? Q3 + 1,5 * IQR

Jawab :

High range merupakan nilai tertinggi dari sebuah data yang masih tergolong atau bisa dikatakan sebagai range normal (bukan outlier)

Bagaimana cara membersihkan data dari outlier ?

Jawab :

Jika terdapat nilai rang berada diluar data normal (antara low range dan high range), maka data tersebut berarti outlier. Ada 2 kemungkinan, jika nilai berada di atas high range, maka nilai dapat dirubah menjadi nilai tertinggi (max) dari data, sedangkan jika nilai berada di bawah low range, maka nilai dapat dirubah menjadi nilai terendah (min) dari data.

Arif Kurniawan

Ayah, Guru dan Pemanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *